Wednesday, August 27, 2014

Sudut Pandang Berbeda

Ketika anda semua menjadi seorang korban dari tidak kejahatan seperti dicuri oleh maling, bagaimana cara merelakannya ? Tentunya ini semua setelah anda berusaha dengan segala cara untuk mencari atau menangkap pelaku tapi tidak ada hasil.

Yang anda lakukan adalah melihat dari sudut pandang berbeda. Ya, tidak semua maling melakukan semua tindak kejahatannya untuk melakukan hal buruk lainnya. Seperti lagu jadul, maling juga manusia. Mungkin dibalik dari mereka melakukan kejahatan itu adalah untuk menyekolahkan anaknya, atau ada anak bayi yang sedang menunggu susu dari orang tuanya. Yang saya maksud bukan film atau FTV tapi memang kondisi ini banyak disekitar anda.

Siapa yang bisa disalahkan ? mungkin takdir. Tidak semua orang ditakdirkan menjadi Tony Stark, Justin Bieber (yang kerjaannya anarki mulu tapi kaya). Tidak semua orang punya kesempatan untuk bersekolah setinggi anda. Tidak semua orang juga bisa terlahir di keluarga berkecukupan seperti anda.


Terkadang ada orang yang seberapa keras usahanyapun mereka tetap miskin. Ibarat gelas mereka adalah gelas kecil dan pendek. Seberapapun anda tuangkan air mereka pasti akan tumpah. Sementara anda memiliki gelas besar dan panjang. Terkadang dalam proses penuangan tangan anda bergetar sehingga air yang sedang dituangkan tidak tepat jatuh ke gelas anda. Sekarang pilih, anda mau merelakan sedikit air itu jatuh atau membiarkan orang dengan gelas kecil menerima sebelum air itu jatuh ke lantai ? ( merekanya haus ya, jangan bayangin abis minum es teh)

Tidak ada yang akan menyalahkan pilihan anda, karena hidup itu pilihan.

Salam damai dan pendidikan !

No comments:

Post a Comment