Wednesday, February 19, 2014

Kenapa Alay Tidak Pernah Punah

Kata alay sebenernya udah tersebar hampir diseluruh wilayah Indonesia. Sudah begitu banyak orang yang mengolok - olok alay, alay sudah menjadi aib. Tetapi kenapa alay tidak pernah punah ?

Mungkin karena batas standar alay Indonesia gak jelas. Jadi misalnya ada empat orang namanya A,B,C,D. Si A nganggep si B alay tapi si C nganggep A alay dan si D nganggep si C alay dan si B nganggep si D alay. Jadi intinya itu orang alay ngatain alay. Saya salah ngasih contoh. Mungkin contoh yang benar itu A,B,C,D adalah nama - nama daerah. Jadi budaya gaul di A bisa jadi di anggep alay ama budaya gaul di C. Ya itu juga saya salah ngasih contoh. Yang pasti yang nulis chat pake huruf - huruf bervariasi itu alay. Itu mutlak dan gak bisa dibantah. Tapi pada kenyataannya walopun seseorang gak pake nulis chat pake huruf - huruf kaya gitu masih bisa dibilang alay. Alay merupakan kata ambigu dan sangat aib. Dibilang alay sama jelek itu ibarat sama hinanya.

Mungkin juga alay merupakan agen - agen tersembunyi pemerintah untuk berjaga- jaga ketika Indonesia dalam medan peperangan. Orang alay inilah yang akan menjadi kurir - kurir pembawa pesan penting selama peperangan, karena mereka memiliki variasi bahasa yang terlalu banyak sehingga sulit dipecahkan oleh musuh. Oleh sebab itu mereka dipelihara oleh pemerintah.

Terlalu banyak kemungkinan kenapa alay tidak punah. Bisa jadi sebenarnya kita semua adalah alay yang mencari pembenaran supaya terlihat gaul dan mereka yang kita anggap alay adalah sifat alami kita sebenarnya. Sekian.

No comments:

Post a Comment